* Puan Seruni
Berangkat dari keluarga yang serba berkecukupan dan anak semata wayang, tidak membuat Puan Seruni menjadi sosok yang manja. Justru sebaliknya, sedari kecil dia sudah belajar untuk mandiri, meski ada pembantu di rumah, Puan sudah dididik untuk bisa melakukan apa-apa sendiri, jangan terlalu bergantung pada orang lain, begitu kata ibunya selalu. Begitu juga dalam ilmu agama, meski ayahnya seorang mualaf, tapi ibunya adalah seorang perempuan muslim yang taat. Puan kecil tidak pernah absen mengaji di surau dekat rumahnya, bahkan dia menjadi anak yang paling pintar mengaji. Puan juga beberapa kali mengikuti lomba Tilawatil Qur’an dari tingkat desa sampai tingkat kecamatan, bahkan pernah menjadi juara 1 tingkat Kabupaten. Di Sekolah, Puan selalu masuk ke peringkat 3 besar, meski bukan peringkat pertama. Tapi toh tetap saja membuat bangga orang tuanya.
Baca selengkapnya........